Menjawab tantangan kebutuhan industri dan tingginya kebutuhan akan penggunaan alat berat, PT Smelting menyelenggarakan Program Pelatihan dan Sertifikasi Operator Forklift untuk SMK Binaan di Gresik. Inisiatif ini menjadi langkah konkret dalam upaya peningkatan kompetensi tenaga kerja untuk mendukung kesiapannya, khususnya dalam aspek keselamatan dan efisiensi operasional, di lingkungan industri.  Pelatihan berlangsung pada tanggal 19-30 Juni 2026 di fasilitas UPTD-BLK Disnaker Gresik. Rangkaian pelatihan ini dibuka oleh Assistant Manager of General Affairs Muhammad Fuad pada 17 Juni 2026.  

Mengacu pada standard Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), PT Smelting memastikan penyampaian kurikulum yang mencakup berbagai kompetensi vital seperti pengembangan soft skill, pengetahuan dasar forklift, tenaga penggerak, sistem hidrolik, alat keselamatan dan pelindung diri, praktik pengoperasian forklift, hingga pemahaman regulasi yang berlaku. Pada akhir program, para peserta menjalani tahapan asesmen akhir yang diuji langsung oleh pihak Lembaga Sertifikasi Profesi, BNSP dan Perusahaan Jasa Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Kementerian Tenaga Kerja (PJK3/Kemnaker). Para siswa yang memenuhi standar berhak mendapatkan sertifikasi kompetensi dan lisensi Surat Ijin Operator (SIO) resmi dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia. 

Pelatihan ini merupakan pengembangan Program Industri Mengajar yang telah mengenalkan dunia industri kepada siswa SMK di Gresik sejak 2014. Tahun ini, PT Smelting berkolaborasi dengan lima (5) sekolah binaan, yaitu SMK Semen Gresik, SMK Islamic Qon, SMK Yasmu, SMK Nahdlatul Ulama' Gresik, dan SMK Negeri 1 Cerme. Dengan adanya pelatihan dan sertifikasi ini, para peserta dapat memiliki akses yang lebih besar terhadap peluang karier di sektor industri.

Fuad menambahkan bahwa program sertifikasi ini menjadi bukti nyata dari komitmen kuat PT Smelting dalam membangun dan memberdayakan masyarakat lokal. Dengan membekali generasi muda Gresik keterampilan industri, perusahaan bergerak lebih jauh dari sekadar tanggung jawab sosial, tetapi secara aktif membangun talenta lokal yang tangguh, kompeten, dan mandiri. “PT Smelting berharap para lulusan yang telah berdaya ini tidak hanya mampu meraih karier yang cemerlang, tetapi juga menjadi motor penggerak bagi pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan,” tambah Fuad. 

FOTO
KETERANGAN
Seluruh peserta berfoto bersama dengan Manajemen PT Smelting dan Pemateri dari LPK-AEP. 
Para peserta mendapatkan pembelajaran di ruang kelas terkait pengetahuan dasar forklift, tenaga penggerak, dan sistem hidrolik sebelum melakukan praktik langsung di lapangan.
Salah satu peserta sedang melakukan praktik uji coba pengoperasian forklift di lapangan yang diawasi oleh pengajar dari LPK-AEP. 
Peserta mengikuti proses assessment pelatihan forklift untuk mendapatkan sertifikasi kompetensi dari LSP-BNSP dan lisensi PJK3 Kemnaker.