PT Smelting kembali menegaskan komitmennya dalam pengembangan pendidikan vokasi melalui program pelatihan berkelanjutan Industri Mengajar. Pada 23-24 September 2026 lalu, 5 karyawan PT Smelting menjadi guru tamu untuk 60 pelajar SMK Negeri 1 Cerme[EP1.1]. Selama dua hari, siswa dibekali dengan wawasan praktis yang diselaraskan dengan kebutuhan teknik kimia yang akan berguna di dunia kerja, terutama di industri peleburan tembaga.
Pelatihan ini dibuka oleh Erika Silva selaku Vice President of Governmental/ External Affairs PT Smelting yang memberikan pengenalan komprehensif mengenai profil dan operasional smelter tembaga pertama di Indonesia. Erika juga menekankan pentingnya sinergi berkelanjutan antara sekolah dan perusahaan untuk materi pembelajaran dan bantuan sarana dan prasarana sekolah untuk mengoptimalkan ekosistem pembelajaran.
"Melalui sinergi yang berkelanjutan antara sektor industri dan instansi pendidikan, PT Smelting berharap dapat terus mencetak talenta-talenta muda Gresik yang inovatif, adaptif, dan kompeten di dunia profesional." Ungkap Erika Silva.
Sesi pembelajaran ini kemudian diperdalam dengan materi teknis yang sangat relevan bagi keilmuan siswa, yakni praktik proses elektrolisis yang disampaikan oleh Bayu H. selaku Section Manager of Laboratory dan M. Jajar Pambudi selaku Senior Engineer of Laboratory yang kesehariannya mengelola operasi di pabrik pemurnian.
Tidak hanya proses produksi, siswa juga belajar tentang Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dari Febri Ferdian, Senior Officer of OSH Section PT Smelting dan Penanganan dan Pengolahan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) oleh Muhammad Fuad, Assistant Section Manager of General Affairs. Sinkronisasi materi antara teori di sekolah dan aplikasinya di pabrik ini dirancang khusus untuk menjembatani mempersiapkan lulusan vokasi yang siap kerja.
"Kami melihat pentingnya pembekalan edukasi terkait pengelolaan limbah perusahaan dan tentang keselamatan di dunia kerja. Jadi nantinya mereka lebih aware terhadap sisi lain dari produksi. Di PT Smelting, safety sangatlah penting baik untuk karyawan dan lingkungan sekitar." tambah Fuad.
Program Industri Mengajar yang dimulai sejak tahun 2016 merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung perkembangan pendidikan selaras dengan pilar tanggung jawab sosial yang menjadi fokus PT Smelting. Apresiasi terhadap program ini disampaikan oleh Kepala Sekolah SMK N 1 Cerme Gresik, Ibu Darwati S.Pd., S.ST., M.Si., “Terima kasih PT Smelting atas kesempatan yang diberikan kepada SMK N 1 Cerme. Program ini menjadi kesempatan bagi para siswa untuk mengenal dunia industri secara riil.” Hal ini sekaligus menegaskan komitmen kuat PT Smelting dalam mengembangkan dan mendukung dunia pendidikan melalui satu dekade program Industri Mengajar.
FOTO | KETERANGAN |
![]() | Apresiasi atas program Industri Mengajar diberikan oleh Darwati S.Pd., S.ST., M.Si., Kepala Sekolah SMK N 1 Cerme kepada Erika Silva, Vice President of External Affairs PT Smelting. |
![]() | Para siswa tampak antusias dalam mengikuti demo elektrolisis yang diberikan oleh Bayu H, Section Manager of Laboratory PT Smelting. |
![]() | Foto bersama guru tamu PT Smelting dengan perwakilan sekolah dan peserta Industri Mengajar dari SMK N 1 Cerme. |
| Demo praktek elektrolisis |



